Apa itu Digital Marketer - Adalah

Digital Marketer – Defenisi, Tugas, Prospek, Gaji

Digital marketing kerjanya apa? Pertanyaan ini terkait dengan fungsi dari seorang yang membangun strategi digital marketing itu sendiri. Lebih tepatnya,

Pekerjaan dalam bidang digital marketing, mencakup berbagai tugas. Utamanya, mempromosikan produk atau layanan secara online, dengan fokus pada peningkatan visibilitas dan konversi.

Mari kita menyelam lebih dalam;

Pengertian Digital Marketer

Apa itu digital marketer (1)

Digital Marketer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merancang, menerapkan, dan menganalisis strategi pemasaran digital. Tujuannya? Mengembangkan brand awareness, mendatangkan traffic, dan pada akhirnya meningkatkan penjualan.

Di era modern ini, digital marketer menjadi bagian esensial dari hampir semua bisnis. Terutama, dengan statistik yang menunjukkan bahwa lebih dari 75% konsumen mencari produk secara online sebelum melakukan pembelian (Think with Google, 2023).

Seorang digital marketer, tidak hanya harus menguasai teknik pemasaran tradisional. Tetapi, juga memahami teknologi digital. Seperti SEO, SEM, pemasaran melalui media sosial dan lainnya.


Cara Kerja Seorang Digital Marketer

Digital marketer bekerja melalui tiga langkah utama: Strategi, Implementasi, dan Analisis.

  1. Strategi & Perencanaan: Menetapkan tujuan yang jelas. Digital marketer, biasanya mulai dengan memahami target pasar, lalu merancang strategi yang tepat. Misalnya, untuk perusahaan B2B, LinkedIn. Blog, mungkin menjadi fokus utama; sementara untuk perusahaan B2C, Instagram dan YouTube lebih relevan.
  2. Proses Pelaksanaan: Digital marketer menerapkan strategi pemasarannya, melalui berbagai kanal digital. Seperti media sosial, email marketing, situs web, hingga iklan berbayar. Sebuah laporan dari (2023) menunjukkan, bahwa; 65% bisnis besar mengalokasikan, setidaknya 50% anggaran pemasaran mereka untuk iklan digital.
  3. Analisis & Optimasi: Dengan menganalisis data performa (seperti klik, engagement, dan konversi), digital marketer dapat membuat keputusan penting. Ini didasarkan pada data untuk memperbaiki hasil. Mereka menggunakan alat seperti, Google Analytics dan SEMrush untuk memahami apa yang bekerja dan apa yang tidak.

Jenis-jenis Pekerjaan Digital Marketer

Berikut jenis-jenis pekerjaan dalam digital marketing;

  • SEO Specialist: Memaksimalkan visibilitas situs di hasil pencarian organik. Peran ini menjadi krusial karena 93% pengalaman online dimulai dengan mesin pencari (BrightEdge).
  • Social Media Manager: Membangun hubungan dengan audiens melalui platform, seperti; Instagram, Twitter, dan LinkedIn.
  • Content Strategist: Merancang konten yang bernilai tinggi dan relevan bagi audiens.
  • SEM Expert: Mengelola iklan berbayar di mesin pencari, seperti Google Ads. Menurut Google, iklan berbayar meningkatkan brand awareness sebesar 80% lebih cepat dibandingkan metode organik.

Masing-masing peran memiliki fokus dan tantangan unik. Namun, semua memiliki satu tujuan: membantu bisnis menjangkau pelanggan melalui cara yang paling efektif.


Contoh Pekerjaan Digital Marketer dalam Praktik

Studi Kasus Nyata: Mari ambil contoh dari salah satu kampanye yang dijalankan oleh Airbnb. Mereka menggunakan kombinasi SEO dan media sosial untuk meningkatkan visibilitas global.

Hasilnya? Meningkatkan kunjungan situs hingga 30% dalam setahun (Airbnb Annual Report, 2022). Dengan target konten yang tepat, Airbnb sukses meningkatkan engagement dan pada akhirnya, reservasi.


Prospek Karir

Profesi digital marketer semakin dibutuhkan, saat ini. Dan kedepan nanti. ,Terutama dengan meningkatnya angka penjualan online.

Berdasarkan laporan LinkedIn, Digital Marketing Specialist merupakan pekerjaan dengan tingkat pertumbuhan tercepat sejak 2019, meningkat hingga 32% per tahun.

Estimasi Gaji dan Level Karir Secara Global:

Berikut adalah estimasi gaji dan level karir untuk Digital Marketing Specialist, berdasarkan data terkini:

1. Entry-Level

  • Gaji: Sekitar $40,000 – $60,000 per tahun.
  • Deskripsi: Posisi entry-level biasanya mencakup peran seperti Digital Marketing Coordinator atau Marketing Assistant. Tugas utama termasuk membantu dalam pelaksanaan kampanye pemasaran digital, pengelolaan media sosial, dan analisis data dasar.

2. Mid-Level

  • Gaji: Sekitar $60,000 – $85,000 per tahun.
  • Deskripsi: Di level ini, posisi seperti Digital Marketing Manager atau SEO Specialist lebih umum. Tanggung jawab meliputi pengembangan strategi pemasaran digital, manajemen kampanye, serta pengawasan tim entry-level. Mid-level professionals diharapkan memiliki keterampilan analitis yang lebih mendalam dan kemampuan untuk merumuskan rencana pemasaran yang efektif.

3. Senior-Level

  • Gaji: Sekitar $85,000 – $120,000+ per tahun.
  • Deskripsi: Posisi senior mencakup peran seperti Head of Digital Marketing, Digital Marketing Director, atau Chief Marketing Officer (CMO). Profesional di level ini bertanggung jawab untuk strategi keseluruhan pemasaran digital perusahaan, termasuk pengelolaan anggaran besar, analisis pasar yang mendalam, dan kolaborasi dengan eksekutif lainnya untuk mencapai tujuan bisnis.

Sumber: Gaji ini berdasarkan rata-rata yang ditemukan di situs, seperti; Glassdoor, Payscale, dan Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS)​Bureau of Labor StatisticsBureau of Labor Statistics.

Estimasi Gaji dan Level Karir di Indonesia:

Berikut adalah estimasi gaji dan level karir untuk Digital Marketing Specialist di Indonesia:

1. Entry-Level

  • Gaji: Sekitar IDR 5,000,000 – IDR 10,000,000 per bulan.
  • Deskripsi: Posisi entry-level mencakup peran, seperti; Digital Marketing Executive atau Marketing Assistant. Tugas utama termasuk, membantu dalam implementasi kampanye pemasaran digital, manajemen media sosial, dan pengumpulan data untuk analisis.

2. Mid-Level

  • Gaji: Sekitar IDR 10,000,000 – IDR 20,000,000 per bulan.
  • Deskripsi: Di level ini, posisi seperti Digital Marketing Manager atau SEO Specialist lebih umum. Tanggung jawab, mencakup pengembangan strategi pemasaran digital, pengelolaan kampanye, serta pengawasan tim entry-level. Profesional mid-level diharapkan, memiliki keterampilan analitis yang lebih kuat. Berpengalaman dalam merumuskan rencana pemasaran yang efektif.

3. Senior-Level

  • Gaji: Sekitar IDR 20,000,000 – IDR 50,000,000+ per bulan.
  • Deskripsi: Posisi senior mencakup peran, seperti: Head of Digital Marketing, Digital Marketing Director, atau Chief Marketing Officer (CMO). Profesional di level ini, bertanggung jawab untuk strategi pemasaran digital keseluruhan perusahaan. Termasuk, pengelolaan anggaran besar, analisis pasar, dan kolaborasi dengan tim eksekutif untuk mencapai tujuan bisnis.

Sumber: Estimasi gaji ini berdasarkan informasi dari beberapa sumber, termasuk JobStreet dan Glints, yang menyediakan data gaji dan informasi pasar kerja di Indonesia. Gaji dapat bervariasi tergantung pada industri, lokasi, dan ukuran perusahaan.

Dengan beragam peran baru yang muncul, seperti; ahli AI dalam marketing dan spesialis blockchain, prospek karir ini tentu akan terus berkembang di masa depan.


Bagaimana Memulai Karir Sebagai Digital Marketer

Ini adalah pekerjaan yang sangat menantang. Dan tentunya, digital marketing di tuntut untuk memiliki kreativitas. Dunia digital bergerak sangat dinamis. Apa yang berlaku hari ini, mungkin besok terlah berubah.

Namun, secara umum inilah yang dapat Anda lakukan untuk memulai karir;

Skill yang Diperlukan

  • Pemahaman tentang Digital Marketing: Pengetahuan tentang SEO, SEM, media sosial, konten, email marketing, dan analisis data sangat penting.
  • Analisis Data: Kemampuan untuk menganalisis data dan menginterpretasikan hasil kampanye, menggunakan alat seperti Google Analytics.
  • Kreativitas: Kreativitas dalam merancang kampanye pemasaran yang menarik dan relevan.
  • Kemampuan Komunikasi: Keterampilan komunikasi yang baik untuk berkolaborasi dengan tim. Sehingga, dapat menyampaikan pesan yang efektif kepada audiens.

Meningkatkan Skill Sesuai Kebutuhan Pasar

  • Kursus dan Sertifikasi: Ikuti kursus online dari platform seperti Coursera, Udemy, atau Google Digital Garage untuk mendapatkan pengetahuan dan sertifikasi di bidang digital marketing.
  • Networking: Bergabunglah dengan komunitas digital marketing di media sosial atau forum profesional untuk bertukar informasi dan belajar dari pengalaman orang lain.
  • Mempelajari Tren Terkini: Selalu update dengan tren terbaru di industri melalui blog, podcast, dan webinar untuk tetap relevan di pasar.

Kemana untuk Pemula dalam Memulai Karir

  • Mulai dari Posisi Entry-Level: Cari posisi seperti Digital Marketing Executive, Marketing Assistant, atau Social Media Manager untuk mendapatkan pengalaman praktis.
  • Proyek Pribadi atau Magang: Buat proyek pribadi atau ambil magang di perusahaan untuk membangun portofolio dan mendapatkan pengalaman nyata.
  • Sumber Daya Online: Gunakan sumber daya seperti blog, video tutorial, dan buku untuk memperdalam pemahaman tentang digital marketing.

FAQ: Pertanyaan Seputar Digital Marketer

Apakah Perlu Belajar Coding

Tidak harus, tetapi memiliki pengetahuan dasar tentang HTML dan CSS akan sangat membantu terutama dalam SEO dan desain halaman web.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Menjadi Digital Marketer?

Dengan pelatihan yang terstruktur, biasanya dalam 6-12 bulan seseorang bisa menguasai dasar-dasarnya.


Penutup

Digital marketer memainkan peran yang sangat vital dalam memperluas jangkauan bisnis dan membangun koneksi dengan pelanggan di era digital. Dengan berkembangnya teknologi dan tren pemasaran, digital marketing tetap menjadi salah satu profesi yang penuh tantangan namun juga menjanjikan di masa depan.

Berikut adalah beberapa peran dan tugas umum:

  1. Mengembangkan Strategi Kampanye: Digital marketer merancang strategi untuk kampanye online, mulai dari penentuan target audiens hingga pemilihan platform yang sesuai, seperti media sosial, SEO, SEM, email, atau iklan PPC.
  2. Membuat dan Mengelola Konten: Mereka membuat dan mempublikasikan konten (seperti artikel, video, dan grafik) yang menarik untuk audiens dan sesuai dengan platform yang digunakan, seperti blog, Instagram, atau YouTube.
  3. SEO (Search Engine Optimization): Mengoptimalkan situs web dan konten untuk meningkatkan peringkat di mesin pencari, sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.
  4. Menganalisis Data: Digital marketer menggunakan alat analitik (seperti Google Analytics) untuk melacak kinerja kampanye, menganalisis metrik, dan mendapatkan wawasan tentang perilaku audiens.
  5. Mengelola Iklan Berbayar (PPC & SEM): Mereka membuat, memantau, dan mengoptimalkan iklan berbayar, seperti Google Ads dan iklan di media sosial, agar lebih efektif dan tepat sasaran.
  6. Membangun dan Memelihara Hubungan dengan Audiens: Melalui media sosial atau email marketing, digital marketer berinteraksi langsung dengan audiens untuk meningkatkan loyalitas dan engagement.
  7. Optimasi Konversi: Mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan konversi, seperti memperbaiki landing page atau meningkatkan pengalaman pengguna (UX) di situs web.

Secara keseluruhan, digital marketer berperan dalam memastikan, bahwa; kampanye online berjalan efektif dan menghasilkan hasil yang diinginkan sesuai dengan tujuan bisnis.

Scroll to Top